Ini pembelaan Mabes Polri soal tewasnya Siyono di tangan Densus
Istri terduga teroris Siyono datangi PP Muhammadiyah. ©2016 merdeka.com/kresna NaraPost - Kasus kematian Siyono, warga Klaten Jawa Teng...
https://boropost.blogspot.com/2016/04/ini-pembelaan-mabes-polri-soal-tewasnya.html
![]() |
| Istri terduga teroris Siyono datangi PP Muhammadiyah. ©2016 merdeka.com/kresna |
Bahkan Ketua PP Muhammadiyah bidang Hukum dan HAM Busyro Muqaddas mencurigai adanya upaya kriminalisasi Islam sebagai agama, ajaran dan sistem nilai. Hal tersebut tampak dari pola-pola pemberantasan terorisme yang mirip dengan cara orde baru menghilangkan orang.
"Dulu yang dikorbankan itu rakyat, sekarang sama juga rakyat, dihilangkan nyawanya, tapi lebih spesifik lagi sekarang kriminalisasi Islam. Ada pelibatan simbol Islam yang digunakan polisi. Islam sebagai agama, ajaran dan sistem nilai dikriminalisasi, sekarang umatnya juga," kata Busyro pada wartawan di kantor PP Muhammadiyah, Rabu (30/3) lalu.
Dalam kasus Siyono yang didampinginya, Polri juga tampak tidak memiliki nalar tidak sehat. Setelah membunuh Siyono, Polisi lantas memberikan uang dua gepok untuk membungkam Suratmi.
"Sudah dibunuh, lalu memberikan uang supaya tidak menuntut. Suami dibunuh, istrinya dibungkam, lihat dada suaminya setelah tewas pun tidak boleh," terangnya.
Namun Polisi pun membantah telah melanggar prosedur terkait tewasnya Siyono. Berikut bantahan-batahan polisi terkait tewasnya Siyono (hhw)
Source: merdeka.com
